Jumat, 27 Mei 2016

Mimpi yang Menjadi Nyata (3 dari 4)


Setelah mendapat rejeki yang tak disangka-sangka itu, mulailah saya meminta pendapat dengan istri tercinta, akhirnya kami bersepakat untuk meminta wejangan dari orang tua, apapun yang disarankan orang tua kami nantinya, kami bertekad akan manut saja. Well, setelah menimbang dan memperhatikan beberapa hal, akhirnya orang tua kami menyarankan untuk menggunakan uang tersebut untuk membeli kendaraan roda empat alias mobil, masyaallah...

Keputusan sudah diambil dengan hati mantap, mulailah kami mencari waktu untuk survey ke showroom terdekat.  Saya dengan ayah mertua (karena saya tinggal di kampung istri, dan ayah kandung saya sudah wafat) pun berangkat ke kota terdekat untuk survey. Showroom yang kami kunjungi adalah Nissan, bukan yang lain, karena dari awal kita sudah mengancang-ancang akan membeli mobil merek Nissan. Melihat budget yang ada, maka inilah mobil yang akan kita jadikan sebagai sahabat baru di keluarga kami:

Yup…Datsun Go+ Panca sangat realistis bagi kami, harga terjangkau dan muat sekeluarga. Mulailah kami menghitung besaran uang muka dan angsuran yang dibutuhkan. Dengan budget ± 40% dari harga, kamipun merasa sanggup untuk meminang Datsun. Sesampainya di rumah, ayahku bilang: “Apakah tidak lebih baik jika kita ambil mobil yang levelnya di atas Datsun saja? Mesin lebih bagus, lebih nyaman, lebih eye catching dan lain-lain?” Aku jawab: “Memang yah, ada Grand Livina, cuma masalahnya budget kita terlalu kecil untuk mobil itu". Ayahku menambahkan: “Kalau soal budget, biarlah nanti kita tambah”. Masyaallah……sungguh di luar dugaan saya dan istri, ini adalah keajaiban yang kedua bagi kami.
Untuk kali kedua aku pergi ke showroom Nissan bersama ayah dan ditemani adik ipar, kami berjumpa dengan sales marketing, dan pembahasan langsung mengarah pada Grand Livina. Akhirnya, setelah melakukan test drive dan survey dari pihak leasing, mimpi kami untuk memiliki sebuah mobil menjadi nyata, bahkan lebih tinggi dari yang kami perkirakan sebelumnya. All New Grand Livina akhirnya menjadi sahabat kami sekelurga di hari-hari berikutnya.

Ya, dalam kisah ini, bukan pepatah “jatuh tertimpa tangga” yang berlaku bagi kami, melainkan “naik tangga dapat buah”. Inilah yang kami rasakan. Alhamdulillah…terima kasih ibu, ayah, dan istriku, atas segala doa dan dukungan. Berkat kalian semua, mimpi ini menjadi nyata. Baca lanjutan kisahnya di sini!!!

Ayah dan adik ipar saat di showroom Nissan 

Proses penambahan aksesoris di bengkel

 Grand Livina menjadi sahabat baru keluarga kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...